SUMEDANG – Koalisi 99 Peduli Sumedang menggelar aksi damai dengan mendatangi kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (28/9/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi sekaligus meminta klarifikasi terkait polemik yang menyeret nama Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila dan sekretaris pribadinya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Polemik tersebut dalam beberapa pekan terakhir menjadi sorotan sejumlah elemen masyarakat. Koalisi 99 sebelumnya telah menyatakan akan mendatangi Kantor Bupati Sumedang untuk menyampaikan aspirasi terkait persoalan tersebut.
Salah satu tuntutan yang pernah disampaikan koalisi adalah desakan agar Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengundurkan diri dari jabatannya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, aksi sempat diwarnai kekecewaan sejumlah peserta karena Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang mereka tunggu tidak berada di tempat. Sejumlah peserta terlihat menggebrak meja dan menyampaikan rencana untuk melakukan aksi pendudukan di kawasan PPS.
Peserta aksi kemudian diterima sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sumedang, di antaranya Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda Pemkesra) Dian Sukmara, Asisten Daerah Administrasi Umum Rohana, Kepala BKPSDM Kabupaten Sumedang Ate Hadan Gunawan Hadi, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Sumedang Ili.
Sejumlah peserta aksi terlihat menunggu di lantai dua PPS sambil menantikan kehadiran Bupati Sumedang.
Salah seorang peserta aksi dari Koalisi 99 Peduli Sumedang, Zenni Bima, mengaku kecewa karena belum dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Bupati.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











