PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
MegapolitanNasional

‘Indonesia Bubar 2030’, Ini Penjelasan Prabowo

245
×

‘Indonesia Bubar 2030’, Ini Penjelasan Prabowo

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Pidato Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra yang menyebut Indonesia akan bubar di tahun 2030 menjadi kontroversial. Dalam hal banyak pihak yang bertanya-tanya apakah pidato Prabowo Subianto tersebut atas dasar kajian ilmiah atau fiksi, karena Prabowo mengutipnya dari novel berjudul ‘Ghost Fleet’.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

“Begini ya, jadi di luar negeri ada namanya scenario writing. Memang bentuknya mungkin novel, tapi yang nulis adalah ahli-ahli intelijen strategis,” ujar Prabowo kepada wartawan di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2018).

Prabowo menegaskan bahwa ramalan itu berdasarkan tulisan dari luar negeri. Menurutnya, ramalan ‘Indonesia Bubar 2030’ sudah menjadi pembicaraan di luar negeri.

Kemudian, apa tujuan Prabowo mengungkit ramalan itu di pidatonya? Prabowo mengaku ingin mengingatkan agar masyarakat waspada.

“Agar kita waspada, jangan anggap enteng persoalan-persoalan karena seperti itu, dari awal lahirnya republik kita, kita sebuah republik yang banyak iri sama kekayaan kita. Dan selalu kita didatengi dan kekayaan kita dirampok, sudah ratusan tahun,” ungkapnya.

Prabowo mengungkit masa penjajahan di mana kekayaan bangsa Indonesia dikeruk. Menurutnya, setelah masa penjajahan, Indonesia tetap hendak dibuat terpecah.

“Ternyata masih sekarang, masih ada tulisan seperti itu. Indonesia ini oleh sementara ahli dianggap tahun 2030 sudah tidak ada lagi. Ini untuk kita waspada, jangan kita anggap enteng. Kita jangan terlalu lugu,” ucapnya.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *