“Kami atas nama pribadi dan pemerintaahn desa merasa prihatin dengan kejadian ini, karena hal ini tidak pernah terlintas di pikiran kami, baik kelurga atau kami sebagai pemerintah desa. Kami pihak Pemdes mohon maaf belum bisa menjenguk, sedangkan seperti yang kita maklumi bahwa kepala desa berhak mendampingi di luar dan di dalam pengadilan. Kita berjuang dan berdo’a saja semoga semuanya segera berakhir, kami serahkan kasus ini kepada aparat penegak hukum,” pungkasnya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
(Jay)
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











