MMN, CIANJUR – Sebuah mobil Suzuki APV bernopol D 123 FC terbakar dahysat setelah mengisi bahan bakar (bensin) di Kampung Munjul RT 2/4, Desa Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah, sekitar pukul 11.30 WIB, Senin (24/6/2019).
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Kapolsek Karangtengah, Kompol Agus Jamaluddin mengatakan, informasi diterima dari beberapa warga lalu pihaknya konfirmasi kerja petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) katanya ada dugaan sebelum kejadian sering jual beli bensin (BBM) di Pom Tajurhalang.
“Ya karena api saat kejadian lama dipadamkan, kemungkinan ada dugaan ada beberapa bensin di dalam mobil terbakar,” katanya.
Kapolsek Karangtengah menambahkan, ini baru dugaan informasi dari warga. Artinya masih dalam penyelidikan lebih lanjut, nanti akan melakukan pengembangan betul apa tidaknya.
“Lihat sama nanti informasi selanjutnya, saat ini sedang melakukan penyidikan dan minta keterangan dari beberapa saksi warga setempat,” ujar Kompol Agus Jamaluddin kepada awak media menjelaskan di lokasi kejadian (TKP).
Hal lain, Komandan Regu (Danru) Damkar Unit Cianjur Kota, Maulani didampingi salah satu operator M Dahlan memaparkan, awalnya menerima laporan sekitar pukul 12:15 WIB lalu cek langsung menuju lokasi. Ternyata betul salah satu unit mobil APV sudah terbakar.
“Sekitar 10 anggota diturunkan, dan dua unit armada ke lokasi. Api bisa dipadamkan sekitar satu jam,” jelasnya.
Terpisah, Ahmad Ahyar (40) salah seorang pedagang mangga warga Joglo, Kecamatan Cianjur membenarkan, persisinya mobil mulai datang dari arah SPBU itu sudah ada percikan api. Dugaan sementara itu katanya dari saluran kabel,banyak warga bilang.
“Kalau soal jual beli bensin dan kontek lainnya kurang mengetahui secara detail persisnya bagaimana,” pungkasnya.
Sementara, atas kejadian terbakarnya kendaraan tersebut, entah kemana supir dan kernet pemilik mobil APV warna coklat. Sementara, pantauan di lokasi arus lalu lintas Jalan Aria Wiranudatar (Arwinda) sempat macet sekitar satu jam lebih.(Jay)
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











