SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Megapolitan

Naas, 4 Remaja Jadi Korban Pelaku Hipnotis di PRJ Kemayoran

79
×

Naas, 4 Remaja Jadi Korban Pelaku Hipnotis di PRJ Kemayoran

Sebarkan artikel ini
Foto: Ke empat remaja korban hipnotis saat membuat laporan polisi di Polres Metro Jakarta Pusat.

Jakarta – Niat hati ingin jalan- jalan di hari Minggu untuk mengisi hari libur, akan tetapi mendapatkan apes dengan raibnya sepeda motor dan handphone miliknya dikarenakan ada pelaku kejahatan hipnotis yang mengambil kendaraan bermotor miliknya.

Ke 4 korban tersebut dihipnotis disekitaran Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, Jakarta Pusat. Mereka sedang menuju jalan arah pulang ke Tangerang. Ke 4 korban hipnotis itu bernama :

1. Celsi Martin (15), warga Karang Tengah, Kota Tangerang.
2.Maulana Alfadilla (15) warga Pondok Surya, Karang Tengah, Kota Tangerang.
3.Rafiansyah (16), warga Meruya Selatan, Jakarta Barat.
4.Dapa Fadilla (15), warga Meruya Selatan, Jakarta Barat.

Kronologi dari kejadian tersebut bermula saat ke 4 remaja tersebut sedang mengendarai motornya dengan berboncengan. Celsi Martin berboncengan dengan Dapa Fadilla mengendarai motor VCX warna merah dengan plat nopol A.6615 VAO. Sedangkan Rafiansyah berboncengan dengan Maulana mengendarai motor Vario warna merah dengan plat nopol B 4255 BVM.

Menurut keterangan para korban pelaku hipnotis ada 3 orang. Pelaku dengan ciri- ciri tingginya diperkirakan antara 165 cm dan 170 cm. Pelaku 3 orang berboncengan mengendarai motor Vario warna putih.

Awal kejadian, ke 3 pelaku hipnotis itu menghentikan kendaraan motor ke 4 korban dengan langsung menuduh telah melukukan pelanggaran lalulintas. Setelah itu ke 4 korban diminta untuk menepi ke pinggir jalan. Setelah diajak berbincang- bincang ditanya mau kemana dan dari mana.

Dan selanjutnya, ke 4 korban secara tidak sadar diminta untuk menyerahkan barang berharga miliknya berupa motor VCX warna merah, motor Vario warna merah dan 3 buah Handphone masing- masing milik Maulana (Realmev 31), Rapiansyah (Redmi 9A) dan Chelsea Martin (Vivo Y 19).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *