Akan tetapi, diantara 2 unit motor itu yang diambil oleh pelaku motor milik Celsi Martin yakni PCX warna merah dengan plat nopol A 6515 VAO. Sedangkan motor Vario warna merah dengan plat nopol B 4255 BVM milik Rafiansyah tidak di bawa oleh pelaku.
“Kami bingun sekali pak, kok tiba- tiba dari arah belakang motor kami ada suara orang menyuruh kami untuk minggir dan berhenti, terus diantara mereka menuduh kami telah melakukan pelanggaran lalulintas yang membuat saya dan teman- teman jadi bingung, “ujar Celsi sambil menangis saat di tanya awak media pasca kejadian, Minggu (30/10/22).
Dengan kejadian itu, ke 4 korban telah melaporkan ke Polres Jakarta Pusat bersama keluarga korban. Dan selanjutnya para korban membuat LP guna mendapatkan penanganan untuk penyelidikan lebih lanjut.
(Red/Dedy)













