“Ativitas mereka dari satu SPBU ke SPBU lainnya, dimulai Senin sampai Sabtu kendaraan mereka berkeliling. Kadang kalau SPBU yang sudah tahu bahwa itu heli walau sudah mengganti nomor kendaraan pihak SPBU akan menolak,” paparnya.
Ia menyampaikan, saat ini pihaknya sudah melakukan konfirmasi ke pihak terkait, maupun Polsek dan instansi pemerintah. Selanjutnya dalam waktu dekat PAC Pemuda Pancasila Neglasari akan layangkan surat pemberitahuan ke kepolisian.
“Apabila dalam kurun waktu satu pekan tidak ada tindakan dari kepolisian setelah dilayangkannya surat dan masih adanya kegiatan praktik penyalahgunaan BBM, maka Pemuda Pancasila akan mengambil tindakan tegas dan melakukan demo besar-besaran,” ucapnya.
“Sudah jelas bahwa praktik ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi tersebut,” ujarnya.
Sementara itu hingga berita ini ditayangkan, pihak PT. ISG belum memberikan tanggapannya.(Red)















