PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
KesehatanKulinerNasionalPemerintahanRegulasiSekolah

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Lagi Terima MBG

466
×

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Lagi Terima MBG

Sebarkan artikel ini

Mmn.co – Badan Gizi Nasional (BGN) membuka peluang untuk melakukan penyesuaian sasaran penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2027. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah menghapus siswa SMA dari daftar penerima manfaat guna meningkatkan efektivitas intervensi gizi sekaligus mengoptimalkan penggunaan anggaran.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan langkah refocusing atau pemfokusan penerima manfaat tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan sejumlah kementerian terkait lainnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, dengan beberapa kementerian yang lain,” ujar Agustina usai rapat tertutup bersama Komisi IX DPR RI, Senin (15/6/2026).

Fokus pada Golden Period Anak

Agustina menjelaskan, berdasarkan kajian para ahli dan rekomendasi Kementerian Kesehatan, intervensi gizi paling efektif dilakukan sejak masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan anak.

Menurutnya, periode tersebut merupakan masa emas atau golden period yang sangat menentukan tumbuh kembang anak sehingga perlu menjadi prioritas dalam program pemenuhan gizi pemerintah.

“Lalu sampai dengan 2 tahun nanti ada intervensi gizi lalu sampai dengan usia selanjutnya. Nah, bentuknya pemenuhan gizi,” katanya.

“Kami berusaha mendengarkan para pakar yang sudah ada di Kementerian Kesehatan. Dari situlah kami melakukan refocusing penerima manfaat,” imbuhnya.

Siswa SMA Berpotensi Tidak Lagi Menjadi Penerima

Dalam skema yang sedang dikaji, siswa SMA disebut berpotensi tidak lagi menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Langkah tersebut dipertimbangkan agar program lebih fokus kepada kelompok yang dinilai membutuhkan intervensi gizi secara langsung.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *