Selanjutnya kata Aii, melalui program PAAR bisa lebih berkembang serta bisa diterapkan di setiap keluarga masyarakat desa Malati dan juga bisa membawa PKK Desa Malati menjadi juara 1 lomba PKK tingkat nasional.
“Semoga kami bersama teman teman yang lainnya bisa menjadi juara 1 tingkat nasional,” harapnya.
Sementara itu, tim verifikasi dari Pokja 1 PKK Pusat Ani Anani Srikurnaedi menjelaskan, bahwa tujuannya datang kedesa Malati untuk memverifikasi kegiatan lomba dalam rangka hari KG PKK yang waktu tahun 2017 pernah diadakan oleh PKK pusat. Apakah benar adanya kegiatan yang telah dilaporkan ditingkat provinsi.
“Kebetulan PKK desa Malati diunggulkan oleh Jawa Barat untuk mengikuti perlombaan ditingkat nasional dan mewakili tingkat kabupaten. Jadi kami diminta untuk datang dan memverifikasi kegiatan yang ada,” terangnya.
Sebagimana yang sudah dilaporkan ke tingkat Jawa Barat, ternyata benar kegiatanya ada. Adapun yang mengikuti ada 30 peserta dan pengumuman hasil verifikasi dan penilaiannya akan di umumkan saat acara Jambore di bulan Oktober di Jakarta.
Ani berharap, tentunya dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menjadi motor pengerak di masyarakat. “Semoga bisa menjadi motor pengerak disegala bidang untuk masyarakat,” tandasnya.
Penulis: Jay















