MMN.co, Cianjur – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, organisasi Rakeyan Napak Tilas (Raptils) bersama tokoh masyarakat Kampung Ciguha, Desa Malati bersama sama mendirikan sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kampung Ciguha.
Infomasi yang diterima pengukuahan pendirian PAUD pada hari Senin (28/6/2021) bertempat di Kampung Ciguha disambut antusias dan gembira oleh warga masyarakat dan juga tokoh masyarakat serta sudah diketahui dan diberi ijin oleh Kepala Desa Malati untuk memanfaatkan bangunan yang ada yakni Posyandu.
Asep Saepulukman Ketua Rakeyan Napak Tilas (Raptils) mengatakan, mulai bulan Juli di tahun pelajaran 2021/2022 PAUD yang didirikan oleh Rakeyan Napak Tilas (RAPTILS) bisa berjalan sesuai dengan rencana.
“Tujuannya tiada lain untuk mencerdaskan anak bangsa khususnya Kampung Ciguha dan Cibatu di usia dini, dalam hal ini kami dengan anggota Rakeyan Napak Tilas (Raptils) mendirikan PAUD,” katanya, Senin (28/6/2021).
Masih ucap Asep, terkait kebutuhan sumber dananya dari gotong royong anggota organisasi Rakeyan Napak Tilas (Raptils) Naringgul dan bagunanan gedung nya kita memanfaatkan gedung posyandu.
“Untuk guru nya kami merekrut orang Kampung Ciguha asli. Dengan kriteria yang sesuai dengan kemampuannya. Adapun terkait kelas sementara ini ada dua kelas dan siswanya kami prioritaskan untuk anak anak wilayah kampung Ciguha dan Cibatu,” ucapnya.
Terkahir Asep menambahkan, untuk kedepannya sebagaimna yang diterima oleh kami dalam waktu dekat akan ada komunikasi dengan tokoh masyarakat Parakantelu dan Tisuk Desa Malati.
“Minta doanya dari warga masyarakat khususnya Parakantelu dan Tisuk rencananya kami juga akan mendirikan PAUD di Kampung Parakantelu dan Tisuk,” tambahnya.
Ditempat terpisah Ceceng Ruswandi selaku Kepala Desa Malati mengapresiasi atas niat baik organsiasi Rakeyan Napak Tilas (Raptils) yang sudah membantu untuk kepedulian dunia pendidikan di Kampung Ciguha.
“Insya allah kalau untuk tujuan pengembangan pendidikan kami sangat mendukung sekali karena jujur saja Kampung Ciguha sangat tertinggal karena akses menuju Kampung tersebut sangat jauh,” ujarnya saat dihubungi, Senin (28/6/2021).
Masih kata Kepala Desa, Mudah mudahan dengan didirikannya PAUD di Kampung Ciguha bisa mencerdaskan anak anak khususnya di Kampung Ciguha serta bisa lebih berkembang pesat.
“Kalau untuk lokasi belajar dan mengajar sementara bisa mengunakan dulu bangunan yang ada yakni Posyandu, biar nanti kami kordinasikan dengan pihak bidan desa setempat,” pungkasnya.
(Jay)















