METROMEDIANEWS.CO – Ratusan massa pendukung calon Kepala Desa Karang Satria, nomor urut 1 Jejen Suklirah, geruduk Kantor kecamatan Tambun Utara, Kamis (23/8) lalu.
Kedatangan mereka meminta keadilan dari Panitia Pemilihan Kepala Desa Karang Satria. Pasalnya, pendukung nomor urut 1 merasa ada kecurangan yang dilakukan Panitia Pilkades.
Ketegangan sempat terjadi antara pendukung nomor urut 1, dan Panitia Pilkades saat melakukan rapat di Aula Kantor Kecamatan Tambun Utara, karena pihak panitia tidak memberikan alasan mengenai ketiadaan rapat penentuan Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Dikatakan Ahmad Sobur Ana Dawi, warga Kampung Karang Congok RT 005 RW 01 menyampaikan, seharusnya untuk menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT), panitia bersama Cakades, BPD, dan PLT Desa, duduk bersama.
“Panitia tidak melakukan itu, tahu-tahu surat edaran DPT, atau undangan pencoblosan sudah beredar di masyarakat. Kami sebagai pendukung calon nomor 1 merasa tidak nyaman dengan keputusan panitia, karena calon nomer 1 tidak tahu jumlah DPT sampai saat ini,” ucapnya.
Lanjut Ahmad, kertas undangan untuk memilih yang sudah tersebar berbeda-beda. Ada yang dapat kartu panggilan, ada yang belum dapat kartu panggilan.
“Keluarga saya kurang lebih 40 orang, tapi kenapa hanya dapat satu undangan, termasuk saya tidak dapat undangan untuk memilih,” ucapnya.
Menurutnya, alasan pihaknya mendatangi kantor kecamatan, karena sebelumnya pihaknya sudah berusaha menanyakan semua ini ke Panitia Pilkades di Kantor Desa Karang Satria, tetapi tidak pernah bertemu. Kalaupun ada panitia, tidak ada tanggapan sama sekali.
“Kami hanya minta keadilan dan transparan dari panitia Pilkades. Sehingga kami sebagai pedukung cakades nomor satu merasa tidak nyaman, karena merasa ada yang tidak benar, masa calon belum tanda tangan, tetapi DPT sudah disahkan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Desa Karang Satria, Joeng tidak mau berkomentar banyak mengenai masalah ini.
Menurutnya, alasan dirinya tidak merapatkan jumlah DPT kepada Calon Kepala Desa, karena waktu yang sudah mepet.
“Waktunya sudah mepet, mangkanya langsung di tetapkan,” jelasnya.
Untuk menyelesaikan permasalahan ini, panitia pilkades melakukan rapat kembali dengan pihak kecamatan, kepolisian, BPD, dan TNI, dengan waktu yang cukup lama, akhirnya panitia Pilkades bisa mengambil keputusan.
“Surat undangan yang sudah tersebar, maupun yang belum akan dibekukan dan besok (24/8) akan kita adakan rapat untuk menentukan DPT,” ucap Joeng disaksikan ratusan masyarakat di depan kantor kecamatan.
Dengan hasil tersebut, Calon Kepala Desa Karang Satria, Jejen Suklirah merasa puas. Menurutnya, tuntutan dirinya dan para pendukungnya bisa dikabulkan.
“Saya hanya menuntut keadilan dari panitia Pilkades, dengan hasil tersebut saya sudah puas, tinggal kita lihat besok hasil rapat seperti apa,” pungkasnya.
Penulis: Irfan
Editor: Dedy Rahman













