SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Rawan Kecelakaan, Warga Berharap Jalur Tebing Ranca Embe Diperlebar

218
×

Rawan Kecelakaan, Warga Berharap Jalur Tebing Ranca Embe Diperlebar

Sebarkan artikel ini

MMN, CIANJUR – Warga dan pengguna Jalan Nasional Bandung-Cidaun, keluhkan kondisi jalan saat melewati jalur Tebing Ranca Embe sepanjang 400 meter, dikarenakan jalan tersebut sempit dan rawan akan kecelakaan.

Asep Alek (55) warga sekitar mengatakan, sempitnya jalan mengakibatkan rawan akan kecelakaan, oleh sebab itu kami meminta kepada Pemerintah untuk dapat memperlebar akses Jalan tersebut.

“Kami berharap kepada pihak Kementrian PUPR untuk secepatnya memperlebar jalan tersebut, sebab sering terjadi kecelakaan juga antrian panjang baik kendaraan roda dua dan roda empat,” ungkapnya.

Hal sama dikatakan Nandang (40) pengguna jalan asal Kabupaten Bandung, sempitnya jalan kerap sering terjadi kemacetan dan sangat berbahaya.

“Jalur ini sangat membahayakan sekali bagi penguna jalan apalagi yang baru melewati jalan ini,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah VI, Hari Suko Setiono menjelaskan, ruas jalan Nasional Bandung-Soreang-Naringgul-Cidaun ini dulunya pelimpahan dari jalan propinsi maka kronologisnya ada di propinsi dan kemungkinan ada MoU antara Perhutani dan Pemprop Jabar.

“Jalan Ranca Embe belum diperlebar permasalahannya dari lahan sebab itu masuk lahan kawasan hutan Perum Perhutani,” ujarnya.

Menurutnya, jika ada kepastian bisa menggunakan lahan Perhutani, maka akan segera ditenderkan pekerjaan konstruksinya.

“Adapun waktu dan pelaksanaannya gimana nanti hasil rapat, kalo proses lahannya cepat bisa tahun ini. Kalau proses lahanya lama ya bisa tahun 2020 penggerjaannya,” terangnya.

Heri Suko menyampaikan, mohon maaf kepada para penguna jalan atas ketidak nyamannya saat melewati Jalan Nasional dengan masih adanya jalan yang masih sempit.

“Kami menghimbau untuk berhati-hati apabila melewati jalan Ranca Embe yang kondisinya masih sempit, mudah-mudahan saja bisa secepatnya proses pembebasan lahannya sehinga bisa cepat diperlebar,” pungkasnya.(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *