SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Cianjur

Tak Ada Jembatan, Warga Dua Desa Di Naringgul Nekad Menyebrangi Aliran Sungai Cigadung

355
×

Tak Ada Jembatan, Warga Dua Desa Di Naringgul Nekad Menyebrangi Aliran Sungai Cigadung

Sebarkan artikel ini

“karena jalur jalan ini merupakan jalan kabupaten Sehingga Penggunaan dana desa tidak bisa karena aturannya kalau jalan kabupaten tidak bisa mengunakan Anggran Dana Desa (DD),”Tukasnya.

Masih Beber Upid, Seandainya bisa pun Pembagunan jembatan Kali Cigadung Mengunakan Anggaran Dana Desa (DD) pasti tidak akan mencukupi karena memerlukan biaya besar untuk sebuah jembatan permanen dikali Cigadung.

“Diperkirakan Jembatan Permanen untuk dikali Cigadung membutuhkan panjangnya sekitar 20 meter Kurang Lebih, sebab kalau melihat contoh jembatan yang sudah ada khusus untuk kendaraan roda dua panjangnya mencapai 16 meter,” bebernya

Upid berharap. Kami atasnama warga desa Wanasari berharap mudah mudahan melalui pemerintah daerah dan Perovinsi juga pusat bisa segera membantu pembangun jembatan permanen yang bisa dilalui oleh mobil.

“Kalau sudah ada jembatan permanen bisa meningkatkan roda perekonomian warga kami, selain itu kasihan warga yang setiap harinya harus menyebrangi kali Cigadung saat hendak menjual hasil bumi nya ketika menggunakan kendaraan roda empat,” Tukasnya.

Sementara itu Tutang (40) salah seorang warga desa Sukamulya mengatakan, saya setiap harinya melewati jalan ini dengan terpaksa harus turun ke kali Cigadung walau harus nyawa taruhannya.

“Karena tidak ada lagi jalan alternatif yang Paling dekat ikhwal satu satunya lewat jalan kali Cigadung, sebab kalau muter ke arah Cidaun lebih jauh belum lagi jalan nya rusak parah dan berlumpur, ada jalan alternatif lainya lewat gunung sumbul tetapi sama juga jalan nya hancur berlumpur dan bebatuan,” Katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *