SUMEDANG — Sepuluh pejabat baru Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang langsung dihadapkan pada target kinerja 100 hari kerja. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan, promosi maupun mutasi bukan sekadar perpindahan jabatan, melainkan perpindahan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja dan hasil nyata.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Dony Ahmad Munir melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 10 pejabat JPT Pratama dalam acara yang berlangsung di Gedung Negara Sumedang, Jumat (18/9/2026).
Dalam arahannya, Bupati mengatakan promosi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang dilakukan berdasarkan prinsip meritokrasi serta kebutuhan organisasi. Karena itu, setiap pejabat yang menerima amanah baru harus segera menunjukkan kesungguhan dalam menjalankan tugas.
“Di pundak bapak-bapak yang baru saja dilantik ada perpindahan amanah, pindah amanah, pindah tempatnya. Amanahnya tetap sama, yakni untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, mengabdi kepada daerah Sumedang, dan mengabdi kepada masyarakat Sumedang,” ujar Dony.
Target 100 Hari Harus Dibuktikan
Khusus bagi pejabat yang memperoleh promosi, Dony menegaskan jabatan tersebut merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan kinerja terbaik. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera merealisasikan target yang telah disusun untuk 100 hari kerja.
“Laksanakan dengan penuh kesungguhan dan keseriusan apa yang telah ditandatangani dalam 100 hari kerja ini,” tegasnya.
Bupati juga meminta target tersebut tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan. Progres pelaksanaannya harus dipantau dan dievaluasi secara berkala setiap pekan agar hasilnya dapat diukur dan dipertanggungjawabkan.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











