Taufiq mengapresiasi inovasi tersebut karena menunjukkan bahwa sampah dapat diolah menjadi sumber daya yang bermanfaat, bukan sekadar dibuang ke tempat pembuangan akhir.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Ini keren banget. Memanfaatkan sampah organik untuk kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat. Ini berarti kita ikut menjaga bumi, karena keanekaragaman hayati tetap terjaga,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pengolahan sampah organik menjadi kompos dapat membantu menyuburkan tanaman, sedangkan maggot dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan. Pemanfaatan tersebut menjadi salah satu upaya mengurangi volume sampah sekaligus menciptakan ekosistem yang lebih produktif.
Menurut Taufiq, persoalan lingkungan seperti perubahan iklim, polusi udara, dan penurunan keanekaragaman hayati merupakan tantangan bersama yang perlu ditangani mulai dari lingkungan terkecil, termasuk rumah tangga dan kawasan permukiman.
Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Taufiq yang dinilainya sebagai sosok penggerak lingkungan dengan kiprah hingga tingkat internasional.
Dony mengungkapkan bahwa sejumlah praktik pengelolaan lingkungan di Sumedang terinspirasi dari inovasi yang dikembangkan Taufiq, termasuk pemanfaatan saluran air sebagai kolam ikan.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman dan memperkuat inovasi pengelolaan sampah terpadu. Ia berharap upaya tersebut dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memanfaatkan sampah secara produktif.
Selain inovasi lingkungan, Dony menegaskan pentingnya pemanfaatan data dalam penyelenggaraan pemerintahan. Keberadaan Command Center diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat melalui informasi yang terintegrasi dan dapat dipertanggungjawabkan.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











