“Ramadhan yang berarti “membakar”, membawa pesan bahwa dalam sekolah kehidupan kita diminta untuk memerangi hawa nafsu, sifat munafik, yang penuh kepalsuan. Dusta serta kesombongan,”papar Nuzulia Hasanah.
Nuzulia Hasanah menjelaskan bahwa, hasil akhir bagi mereka yang naik kelas setelah Ramadhan adalah menjadi orang-orang yang bertakwa.
“Bagi mereka yang mampu mengakui semua kesalahan yang pernah diperbuatnya, tiada lagi rasa sombong apalagi keberadaan diri. Maka diri ini seolah telanjang di hadapan Allah. Telanjang dalam pengertian bersih, fitrah dan suci, karena telah bertobat dan mendapat ampunan dari Allah. Mereka dalam golongan ini akan mampu mengenal RuhKU, mengenal Ruh Muhammad dan mengenal Allah, pungkas nya. (Dedy)















