Adapun ketahanan ekologi menilai kualitas lingkungan, potensi bencana alam, hingga kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Perangkat indikator yang dikembangkan dalam Indeks Desa Membangun didasarkan pada konsep pembangunan berkelanjutan, di mana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi saling memperkuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” jelasnya.
Ia menambahkan, kebijakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa harus mampu menciptakan pemerataan, keadilan, memperkuat nilai-nilai lokal dan budaya, serta menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Menurutnya, IDM juga menjadi acuan pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah, tipologi desa, serta partisipasi masyarakat.
“Indeks Desa Membangun memotret perkembangan kemandirian desa berdasarkan implementasi Undang-Undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta pendamping desa,” ungkapnya.
Zuki berharap, melalui proses pendampingan dan optimalisasi pembangunan desa, status desa-desa yang saat ini masih tertinggal dapat meningkat pada penilaian IDM tahun 2026.
“Tahun 2026, semoga status desa-desa yang masih tertinggal bisa meningkat,” harapnya.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











