MetroMediaNews.co|Cianjur – Sebanyak 8 peserta pasangan calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan/perkawinan pada hari Senin (19/10/2020) mengikuti bimbingan perkawinan bagi para calon pengantin oleh Kementerian Agama Kabupaten Cianjur.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Pelaksanan digelar di Kantor Ursan Agama (KUA) Kecamatan Naringgul mulai hari Senin sampai Selasa (20/10/2020) dengan mengikuti protokoler kesehatan dan para peserta pasangan calon pengantin diwajibkan memakai masker serta jaga jarak.
Ema Siti Fatimah selaku Bimas Kementrian Agama Cianjur mengatakan, tujuan diadakannya bimbingan perkawinan ini untuk menekan angka perceraian memgingat saat ini angka pencerian di Indonesia, khususnya di Kabupaten Cianjur cukup lumayan tinggi. Jadi pemerintah itu mulai konsen untuk menekan angka perceraian dengan cara dilaksanakannya bimbingan perkawianan.
“Kalau dulu bimbingan perkawinan itu hanya beberapa jam saja atau hanya mengikuti penataraan saja. Nah kalau sekarang diwajibkan untuk menghadiri selama dua hari, jadi delapan jam bertatap muka. Diharapkan dengan adanya tambahan bimbingan perkawianan para calon pengantin itu lebih tau tentang ilmu pernikahan,” ujar Ema kepada MetroMediaNews.co, Selasa (20/10/2020).
Ema menuturkan, kemungkinan kemarin itu disebabkan para calon pengantin hanya tahu sebatas menikah, jadi tidak tau ilmu tentang pernikahan sehingga banyaknya terjadi perceraian.
“Jadi kegiatan bimbingan perkawinan ini bukan hanya sekedar memberikan isi materinya saja dari narasumber jadi lebih ke simulasi, jadi mereka lebih dilibatkan aktif, makanya kenapa harus berpasangan karena ada diskusi yang harus didiskusikan berdua dan mereka sepakati berdua jadi tidak hanya mendengar kan materinya saja. Mudah mudahan dengan adanya bimbingan selama dua hari ini mereka bisa lebih tau tentang diri pribadinya masing masing dan lebih tau tentang ilmu pernikahan,” tuturnya.
Ema menambahkan, jadi bukan hanya isi materi saja yang kita sampaikan tetapi ada trik trik bagaimana cara membangun rumah tangga yang sakinah. Kemudian bagimana cara mengelola konflik rumah tangga dengan baik, sebab dalam berumah tangga itu pasti ada konflik, lalu bagimana cara mengelola ekonomi didalam berumah tangga. Untuk para peserta calon yang mengikuti bimbingan perkawinan akan mendapat sertifikat, buku modulasi, juga makan siang serta transpot.
“Untuk penyampaian materi itu tidak bisa oleh sembarang orang, jadi yang menyampaikannya itu hanya boleh oleh pasilitator yang sudah bersertifikat. Jadi sebelum melaksanakan bimbingan perkawianan disetiap KUA dimasing-masing Kecamatan para pasilitator itu sudah mengikuti diklat,” ucapnya.
Sementara itu, Neulis Lisnawati (20) salah seorang peserta calon pengantin dari desa Naringgul mengapresiasi dengan adanya kegiatan bimbingan perkawianan yang digelar oleh KUA Naringgul bersama Kemenag Kabuka Cianjur.
“Tentunya sangat bermanfaat sekali bagi kami selaku pemula yang mau menikah, sehingga kami mendapat ilmu tentang pernikahan dan tau apa artinya menikah,” tandasnya.
Editor: Red
Penulis: Jay
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











