Gedung seluas 340 meter persegi ini dibangun diatas tanah seluas 780 meter dengan biyaya pembangunan sekitar 1 milyar 120 juta yang terdiri dari kantor untuk tim relawan Samaul, kantor BUMDes, dan aula serbaguna.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Semoga dengan ini pemberdayaan masyarakat khususnya dalam bidang ekonomi produtif bisa berjalan lebih baik kedepa,” imbuh Bupati Imas.
Kemudian Wakil Walikota Gimcheon Kim Il Su mengatakan semua ibi berkat kesepakatan perjanjian Sister City untuk bekerjasama pertukaran kegiatan bidang administrasi, ekonomi, pendidikan, kebudayaan, kesehatan/pengobatan dan lain-lain.
“Saya percaya Desa Tanjungwangi akan berkembang pesat melalui persahabatan ini, dan Desa sejahtera bersama-sama akan teruwujud,” katanya dengan logat Koreanya.
Ia menuturkan akan membagikan pengalaman keberhasilan saemaul undong di Korea agat Desa Tanjungwangi menjadi Desa yang paling sejahtera di Kabupaten Subang.
Sementara itu Direktur Samaul Foundation Korea Selatan mengatakan bahwa pemilik gedung ini warga Desa Tanjungwangi.
“Karena terbangun berkat gotong roryong warga dengan tanpa pamrih, semoga gedung ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” katanya.
(BH)
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











