“Saya ini jadi gubernur bukan modal rebahan, bukan pemimpin jaga warung ‘nungguan nu meuli (menunggu yang membeli). Sebab ekonomi sekarang ‘mah’ harus door to door harus pro aktif sebab itu mari kita fokus satu komando, energinya fokus juga demi kemajuan dan keadilan rakyat,” sambung Kang Emil.
Sebelumnya, Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Dave Akbarshah Fikarno Laksono yang akrab disapa Dave Laksono, juga turut memberikan pemaparan dalam kegiatan yang cukup meriah dan khidmat tersebut.
Pada acara yang juga dihadiri Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat. MQ Iswara, Gubernur Ridwan Kamil yang juga kader Kosgoro 1957 dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menjelaskan bahwa dari 9 tol tinggal sisa 8 lagi yang sedang dalam proses pembangunan karena Cisumdawu sudah selesai dan diresmikan.
Keberadaan ruas tol di Jawa Barat itu, kata Ridwan Kamil, menjadi pemantik agar sektor industri skala besar terus berkembang serta industri skala kecil bisa naik kelas.
“Keberadaan tol itu akan semakin lengkap dengan transportasi lain yang menunjang seperti pelabuhan dan bandara Kertajati serta pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang bakal beroperasi dan diresmikan Agustus 2023 mendatang,” sambung Kang Emil.
Ketua PDK Kosgoro 1957 Jabar, Aria Girinaya, mengatakan kehadiran Kang Emil selaku Gubernur Jawa Barat dalam kegiatan Kemah Kosgoro 1957 Jabar tersebut merupakan sesuatu yang sangat spesial. Ia berharap kedepan pembangunan di Jawa Barat bisa semakin maju dan berkembang.
“Kegiatan Kemah sendiri sebenarnya sudah berakhir tapi karena kita ingin mendengarkan pesan dari Pak Gubernur maka acara menjadi dua hari. Terimakasih Kang Emil,” kata Girinaya, singkat.















