HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
Daerah

Galian C Alue Leuhob Cot Girek Diduga Gunakan BBM Bersubsidi dan Merusak Jalan

121
×

Galian C Alue Leuhob Cot Girek Diduga Gunakan BBM Bersubsidi dan Merusak Jalan

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Aceh Utara – Galian C yang menggunakan alat berat (excapator) di Gampong Alue Leuhob, kecamatan Cot Girek, kabupaten Aceh Utara, provinsi Aceh diduga menggunakan BBM bersubsidi dan merusak  jalan.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Pantauan awak media di lokasi pada Selasa (07/05/2024) galian tersebut terdapat di Gampong Alue Leuhob, kecamatan Cot Girek kabupaten Aceh Utara, provinsi Aceh.

Galian tersebut menggunakan alat berat berupa excavator, pemilik Excapator atau galian C diketahui selain diduga merusak jalan, galian C tersebut juga di manfaatkan untuk meraup keuntungan pribadi.

Meskipun galian C memiliki izin beroperasi, galian itu memakai BBM bersubsidi yang diperoleh dari para pengecer BBM.

Salah seorang supir yang enggan menyebutkan namanya kepada media, membenarkan dirinya seorang sopir truk pengangkut tanah tersebut untuk dijual ke Gampong.

Di lokasi galian tersebut, awak media juga mewawancarai pemilik galian C yang lagi mencatat keluar masuk mobil dhum truk untuk mengangkut tanah.

“Kami ada izin galian C seluas 2 hektar,” katanya.

Dirinya juga membenarkan alat berat (Excapator) yang digunakan menggunakan BBM jenis Solar Bersubsidi yang di peroleh dari oknum APH  harga Rp12.000/liter.

“Bagi kami harga Rp12.000 ribu berat, tapi apa boleh buat APH yang masukan mau tak mau terpaksa harus diambil namanya APH (Aparat Penegak Hukum) dan sudah menjadi rahasia umum,” ujarnya yang sedang menulis mobil dhum truk keluar masuk mengangkut tanah galian C dengan dana sedikit sombong merasa galian C ada izin, padahal alat berat  (Excapator) yang digunakan BBM jenis solar
Bersubsidi.

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *