SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Nasional

Jalan Diperlebar, Jalur Tol dan Kereta Api Akan Dibangun Menuju Pelabuhan Patimban

1615
×

Jalan Diperlebar, Jalur Tol dan Kereta Api Akan Dibangun Menuju Pelabuhan Patimban

Sebarkan artikel ini

Lebih jauh Kasman menjelaskan, proses pembangunan masih dalam tahap persiapan perencanaan, Amdalnya sendiri secara kajian lingkungan dianggap layak untuk dilanjutkan.“ Kita sedang membuat rencana detail desainnya, April   mendatang diharapkan sudah rampung,” tuturnya.

Dalam waktu dekat Kemenhub RI akan melakukan rapat bersama Kementerian Perencanan pembangunan Nasional/ Bappenas, Menko Perekonomian, Kementerian Agraria dan Tata Ruang dan pihak Pemerintah Jepang. Proses Loan Agrement nya juga tengah disiapkan, sebelum penandatanganan MoUnya sendiri berlangsung.

Luas pembangunan pelabuhan sendiri, kata Kasman dibutuhkan sekitar 340 Ha yang akan dibangun dengan system reklamasi yang terhubung dengan jembatan penghubung (Conecting  break), sementara area pendukung atau back up area yang didarat dibutuhkan sekitar 360 Ha.

Terkait pembebasan lahan, ada tahapan tertentu yang harus dipersiapkan sejak mulai pendataan, verifikasi kepemilikan hingga pembentukan Tim Aprasial sebagai lembaga independen yang akan menentukan harga yang layak dalam proses pembebasan lahan, pungkasnya.

Sementara Camat Pusakanagara Dra. ElaNurlela, M.Si., memaparkan, Kemenhub RI bersama Dishub Prov. Jawa Barat yang didampingi Pemcam Pusakanagara telah mengadakan kegiatan tahap kedua yaitu pemberitahuan terhadap Pemdes dan pemilik lahan yang nantinya terkena dampak pelebaran jalan dan area pendukung pelabuhan. “saatsosialisasi itu jumlah warga yang hadir tidak kurang dari 260 orang  berasal dari desa-desa terkena dampak dintaranya Desa Pusakaratu, Pusakajaya, Gempol, Kalentambo, Kotasari dan Patimban,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *