SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
CianjurHOME

Jelang Idul Adha Volume Kendaraan di Perbatasan Naringgul-Bandung Meningkat

101
×

Jelang Idul Adha Volume Kendaraan di Perbatasan Naringgul-Bandung Meningkat

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Sebanyak 80 kendaran baik roda dua dan empat diputar balik oleh petugas gabungan Forum Komunikasi Kecamatan (Forkopimcam) Naringgul dalam penyekatan diperbatasan Naringgul- Bandung.

Kegiatan Penyekatan di perbatasan oleh Petugas gabungan dari Forkopimcam Naringgul terdiri dari unsur TNI-POLRI, Satpol-PP dan dibantu Retana untuk menghalau pergerakan masa menjelang Idul Adha di masa Pandemi dan diberlakukan nya PPKM Darurat.

Kapolsek Nairnggul AKP Yayan Suharyana menjelaskan, menjelang hari raya Idul Adha arus volume kendaraan meningkat sehingga kami terus melakukan penyekatan untuk menghalau mobilitas masa dari arah Bandung menuju Naringgul.

“Terhitung dari mulai pukul 10.00 WIB hinga pukul 15.00 WIB sudah 80 kendaraan yang sudah kita putar balik, baik itu roda dua dan empat,” jelasnya, Sabtu (17/7/2021).

Dari 80 kendaraan, kata Kapolsek, yang diputar balik itu semuanya warga masyarakat luar daerah Cianjur yang sengaja mau main ke wilayah Naringgul, Cianjur Selatan.

“Mereka tidak bisa memperlihatkan surat bebas Covid-19 dan Sweb Antigent juga sertifikat vaksinasi. Padahal kami sudah memberikan himbauan sebelumnya bagi warga masyarakat khususnya luar dari kecamatan Naringgul umumnya Kabupaten Cianjur dimasa PPKM Darurat yang akan mengarah ke Nairnggul harus membawa surat bebas Covid-19 atau Sweb Antigent,” tegasnya.

Kapolsek menambahkan, tujuan penyekatan ini untuk menekan penyebaran Covid-19 khususnya diwilayah kecamatan Naringgul yang sekarang ada peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19.

“Sesuai perintah pimpinan kegiatan penyekatan ini akan terus kami laksanakan setiap hari sampai masa diberlakukan nya PPKM Darurat selesai. Selanjutnya kami akan menunggu perintah apabila nantinya diperpanjang kami bersama Forkopimcam siap melaksanakan kegiatan penyekatan kembali diperbatasan,” tambahnya.

Sementara itu Riko (35) salah seorang warga Bandung yang terjaring penyekatan diperbatasan mengungkapkan, dirinya bersama keluarga nya tidak tau kalau ada penyekatan diperbatasan Naringgul.

“Kalau diberlakukannya PPKM Darurat sebenarnya tau, kami kira kalau di Cianjur Selatan tidak ada penyekatan karena tujuannya hanya untuk membawa keluarganya berobat terapi ke Cidaun sehingga tidak mempersiapkan surat surat terkait bebas Covid-19 atau Sweb Antigent,” ungkapnya.

Masih kata Riko, semoga Pandemi ini cepat berlalu biar kegiatan sehari-hari tidak selalu dibatasi dan normal kembali.

“Apalagi dimasa diberlakukan nya PPKM Darurat seperti sekarang yang serba ketat aturan nya, mau bawa keluarga berobat juga tdiak bisa lewat dan harus diputar balik,” tandasnya.

(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *