MMN, CIANJUR – Resahnya sejumlah Kades di wilayah Naringgul akibat oknum yang tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan Kapolsek Naringgul dengan meminta sejumlah nominal kian jadi berita hangat dan jadi sorotan publik.
Dalam hal ini oknum yang mengaku sebagai Kapolsek dianggap nekat dan sudah melakukan pencemaran baik nama pribadi maupun instansi kepolisian.
Kepolisian Sektor Naringgul kini tengah melacak identitas pelaku dari no kontak yang sudah kami dapatkan dari beberapa Kades yang nyaris menjadi korban penipuan.
“Kita tengah melacak nomer kontak pelaku dan kami sudah melakukan kordinasi dengan Polres bagian Cyber Crime untuk melacak keberadaan pelaku dari no kontak tersebut,” ujar Kapolsek Naringgul Iptu Mardi Sumardi, Senin (17/6).
Ia menegaskan, dirinya tidak akan tinggal diam sebab ini sudah masuk katagori fitnah dan penecemaran nama baik institusi dan dirinya.
“Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban yang langsung menstransfer sejumlah uang yang diminta oleh oknum tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, kami menghimbau kepada para kepala desa atau pejabat lainnya juga warga masyarakat Naringgul khususnya apabila menerima telepon dari orang yang tak dikenal dan mengaku dari kepolisian sektor Naringgul untuk tidak langsung percaya dan seyogyanya langsung datang ke kantor polisi untuk kroscek.
“Adanya kejadian ini tentunya menjadi motivasi untuk kami pihak kepolisan sektor Naringgul. Mungkin ini ujian dan cobaan bagi kami baru saja menjabat Kapolsek sudah ada orang yang menodai nama baik citra kepolisian. Hal ini bagi kami merupakan suatu ujian dan tantangan, doanya saja dari rekan-rekan media dan warga masyarakat Naringgul agar pelaku teror segera terungkap dan tertangkap,” pungkasnya.(Jay)















