“Seiring dengan jaman yang sudah modern jadi peminatnya sudah mulai berkurang, selain itu alat-alat keseniannya kondisinya sudah pada lapuk tua tidak layak pakai dan habis dimakan rayap. Belum lagi para pemainnya yang kini makin berkurang seperti ada yang sudah meninggal, ada juga yang pindah tempat dan sudah pada tua-tua usianya,” katanya kepada MMN.co, Rabu (1/6/2022).
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Rustiman berharap semoga dinas terkait bisa membantu anggaran untuk kebutuhan peralatan Kesenian Wayang Gejlig tersebut.
“Sehingga keberadaan Kesenian Wayang Gejlig di Kampung Adat Miduana bisa dipertahankan keberadaannya, karena ini merupakan kearifan lokal budaya peninggalan jaman orang tua dulu yang masih tersisa,” harapnya.
(Jay)
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











