SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
CianjurHOME

Terdampak PPKM, Dalang Wayang Golek di Naringgul Alih Profesi Dagang Ayam Crispy Keliling

244
×

Terdampak PPKM, Dalang Wayang Golek di Naringgul Alih Profesi Dagang Ayam Crispy Keliling

Sebarkan artikel ini
Rahmat Wiguna Seniman Wayang Golek asal Naringgul

MMN.co, Cianjur – Terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) salah seorang seniman dalang wayang golek di Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat beralih profesi sebagai pedagang ayam goreng (ayam crispy) keliling.

Diketahui seniman dalang wayang golek yang bernama Rahmat Wiguna (49) adalah warga Kampung Tipar, Desa Naringgul yang sudah malang melintang didunia perwayangan. Dengan adanya pemberlakuan PPKM dan larangan dari pemerintah untuk tidak menggelar kesenian yang menyebabkan terjadinya kerumunan masa, sehingga banyak pekerjaan yang batal.

Untuk mengantisipasi dan menyambung hidup untuk memenuhi kebutuhannya, maka Rahmat rela banting setir menafkahi keluarganya dengan berdagang ayam crispy secara keliling kampung.

Rahmat Wiguna (49) mengatakan, dengan kondisi saat ini yang diberlakukannya larangan oleh pemerintah untuk tidak menggelar kesenian khususnya wayang golek yang sifatnya menimbulkan banyak kerumunan, maka ia harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Apa boleh buat dari pada saya dan anak istri tidak makan dan kelaparan,” katanya, Senin (6/9/2021).

Semua job manggung untuk pagelaran pentas seni wayang golek terpaksa dibatalkan oleh yang punya hajatan. Ada sekitaran 20 job manggung yang terpaksa dibatalkan.

“Dari pada nganggur lebih baik banting setir dagang ayam crispy, walau pendapatan tidak sebesar seperti job seniman menjadi dalang namun demi kebutuhan harus bagaimana lagi,” ucapnya.

“Kalau hasil manggung ngedalang bisa dapat Rp200 ribu bersih, kalau jualan ayam crispy paling kebagian sisa modal bersihnya Rp40 ribu. Itupun kalau dagangan nya habis, kadang habis kadang engak,” tambahnya dengan nada memelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *