Saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 15–20 persen. Tahap pertama ditargetkan selesai pada Agustus 2026, sebelum dilanjutkan ke tahap pembangunan berikutnya secara bertahap.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Tempat ini paling layak karena bisa dipakai latihan sekaligus mendukung ketahanan pangan,” kata Pangdam.
Batalyon Teritorial Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Baru di Daerah
Pangdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa keberadaan Batalyon Teritorial Pembangunan di berbagai daerah di Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat lokal.
Menurut dia, kehadiran prajurit di satuan teritorial akan menciptakan efek ekonomi langsung di masyarakat, terutama melalui aktivitas konsumsi harian dan interaksi ekonomi dengan pelaku usaha di sekitar wilayah satuan.
Selain itu, keberadaan kompi-kompi produksi di dalam Yon TP juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pangan daerah, sejalan dengan program pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan nasional.
Ia menambahkan, pembangunan 40 batalyon dan 8 brigade ini akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan lahan, infrastruktur, serta dukungan pemerintah daerah setempat.
Dengan konsep tersebut, TNI diharapkan tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan negara, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan ekonomi di daerah.
Penulis: Kuncoro Wijayanto
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











