Kepala Desa Wanasari Upid Syaripudin membenarkan adanya kejadian warga bergotong royong membawa ibu yang mau melahirkan ke Puskesmas dengan cara ditandu.
“Sebenarnya mobil juga sudah bisa masuk hanya jalannya harus memutar ke arah Desa Balegede jadi bisa lebih jauh dan memakan waktu berjam-jam, belum lagi kondisi jalan yang rusak dan bebatuan,” terangnya kepada MMN saat dihubungi via telepon selularnya.
Upid mengatakan, bahwa jalan itu masuk jalan Kabupaten jadi bukan jalan Desa sehinga bukan wewenang kepala Desa untuk membangun jalan tersebut.
“Terkait dengan jembatan gantung jalan penghubung 2 Desa, Alhamdulilah…kami bersama Kepala Desa Naringgul sudah menggangarkan dari Dana Desa Tahun 2018, dan dalam waktu dekat ini akan segera dibangun dan sudah di masukan dalam RAPbds Desa,” ucapnya.
Lebih dari itu Upid mengatakan, dirinya berharap jalan menuju Kabupaten penghubung 2 Desa segera diperbaiki dan dibangun oleh pihak Dinas terkait.
“Kalau jalan sudah bagus akan memudahkan aktivitas warga kami serta akan meningkatkan sumber daya manusia didesa kami,” tambahnya.
Pantauan MMN, dari lokasi Kampung Tegal Bungur Desa Wanasari menuju Puskesmas kurang lebih sekitar 2 KM. Dan berdasarkan data yang ada jumlah penduduk sekitar 3894 jiwa, dengan profesi warga kebanyakan petani Gula Aren/ Kawung, Kopi, Padi dan pengrajin Sapu Injuk.
Diketahui jumlah penduduk Desa Naringgul sebanyak 4820 jiwa dengan tingkat kematian rendah, jumlah penduduk Desa Sukamulya 4215 jiwa dan Desa Balegede jumlah penduduk 5936 jiwa.
(Jay)















