SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Nasional

Peluang AHY Sebagai Calon Presiden Mileneal Sangat Besar

67
×

Peluang AHY Sebagai Calon Presiden Mileneal Sangat Besar

Sebarkan artikel ini

Peneliti politik Amerika ini,juga mengungkapkan dari sekian capres mileneal maka Agus Harimukti Yudhoyono (AHY) lebih berpeluang, entah presiden maupun wakil presiden. Alasannya AHY punya partai dan berpeluang dicalonkan Partai Demokrat sedangkan Erick Thohir dan Sandiaga Uno bukan Ketua Parpol.

Jerry melihat potensi pemimpin milenial, ada dua kandidat yang mempunyai peluang untuk maju sebagai calon presiden yaitu Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudonono yang mempunyai partai pengusung yang siap untuk mengusungnya maju meramaikan bursa capres 2024.

“Sedangkan Capres potensial lainnya sangat tergantung pada  gabungan partai politik apakah mau mengusung atau tidak.  Sekarang ini sudah mulai diformulasikan tingkat popularitas dan elektabilitas generasi milenial yang mempunyai potensi untuk dipasangkan.  Untuk melihat potensi dicalonkan,” jawab Jerry.

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu sering pada akhir-akhir tahapan pencalonan ada pasangan kejutan yang sebelumnya belum diperkirakan atau belum pernah diuji di publik,” tandas Jerry.

Lebih jauh Jerry berpendapat, jika dilihat perkembangan politik dalam kaitannya dengan pilihan baik kepala daerah, legislatif, pilihan presiden besarnya biaya pencalonan sangat tinggi  yang harus dibayarkan oleh kandidat.  Oleh sebab itu sambungnya, banyak sekali pemimpin yang berkualitas yang tidak bisa berkompetisi disebabkan tidak mempunyai modal yang cukup.

Sementara itu Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing menggaris bawahi bahwa politik popularitas dan elektabilitas dengan jalan pembingkaian terhadap kandidat yang dilakukan oleh media online, media sosial, media elektronik yang masih masif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *