
Alumni Universitas Padjajaran ini, juga menyoroti potensi Kota Tangerang sebagai kota dengan jejak sejarah panjang, termasuk keberadaan Taman Makam Pahlawan Taruna dan peran kota ini dalam sejarah pembentukan Akademi Militer.
Ia juga menekankan hasil seminar ini diharapkan dapat menjadi pijakan untuk memanfaatkan potensi sejarah tersebut sebagai branding kota, sekaligus memperkuat identitas Kota Tangerang sebagai kota yang sarat nilai kepahlawanan.
“Kita berharap seminar ini menghasilkan langkah konkret yang bisa dilakukan bersama, termasuk memaksimalkan pengelolaan Taman Makam Pahlawan sebagai pusat penghormatan dan edukasi sejarah. Pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh demi menjaga warisan ini,” pungkasnya.(ded)















