SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Kota KupangKupangMadrasahNusa Tenggara TimurPendidikanSekolah

Pemprov NTT Luncurkan Pergub Jam Belajar Masyarakat, Perkuat Peran Orangtua dalam Pendidikan Anak

166
×

Pemprov NTT Luncurkan Pergub Jam Belajar Masyarakat, Perkuat Peran Orangtua dalam Pendidikan Anak

Sebarkan artikel ini
Jumpa Pers. Pemprov NTT luncurkan Pergub jam belajar masyarakat, perkuat peran orangtua dalam pendidikan anak

Selain memperkuat pendidikan karakter, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan akademik dan keterampilan kewirausahaan siswa di NTT.

Program tersebut telah mulai diterapkan pada jenjang SD dan SMP di wilayah NTT.

“Untuk jenjang SD dan SMP, program ini sudah mulai kita laksanakan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, pengawasan dilakukan melalui sekolah dengan melibatkan orangtua siswa. Sekolah nantinya menyiapkan jurnal kegiatan yang diisi siswa dan diketahui orangtua.

“Dalam jurnal itu dicatat aktivitas anak setiap malam, termasuk apa saja yang dipelajari,” katanya.

Selain sekolah, pengawasan juga melibatkan pemerintah kabupaten/kota hingga tingkat RT dan RW untuk memastikan pelaksanaan jam belajar berlangsung setiap hari pukul 18.00 hingga 19.30 Wita.

“Peran RT dan RW menjadi penting. Mereka juga diharapkan memantau suasana lingkungan agar tetap kondusif sehingga anak-anak bisa belajar dengan baik,” ujarnya.

Menurut Ambrosius, keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan orangtua dan lingkungan sekitar dalam mendukung pendidikan anak sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas.

“Yang paling penting adalah keterlibatan orangtua dan lingkungan untuk mendorong anak belajar dan berlatih,” katanya.

Ia juga memastikan pengaturan akan disesuaikan bagi anak-anak yang memiliki aktivitas di luar rumah seperti latihan olahraga maupun kegiatan lainnya.

“Terkait anak-anak yang memiliki kegiatan seperti bermain voli atau aktivitas latihan lainnya, tentu akan disesuaikan,” jelasnya.

Pengawasan program tersebut juga akan melibatkan Satpol PP bersama pemerintah kabupaten/kota melalui aturan lanjutan yang mendukung penerapan pergub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *