SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Proyek City Gas Akhirnya Beroperasi

429
×

Proyek City Gas Akhirnya Beroperasi

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDIP, Doni Maryadi Oekon mengatakan, program gas bumi untuk rumah tangga, merupakan konversi dari bahan bakar minyak ke gas, yang terjangkau oleh masyarakat.

“Kami mendukung program-program kementerian, yang menunjang kesejahteraan masyarakat,”katanya.

Dirjen Migas Kementerian ESDM RI, I Gusti Nyoman Wiratmaja  menambahkan, Subang merupakan daerah yang memiliki sumberdaya alam gas, yang harus didukung pengembangan infrastrukturnya.

Dia menyebut, dari delapan Kelurahan yang ada di Kota Subang, baru dua Kelurahan yang memeroleh bantuan pemasangan jaringan gas rumah tangga secara gratis.

“Harapannya, program ini bisa dilanjutkan untuk warga Subang lainnya,”pungkas Nyoman.

Seperti  diketahui, proyek pemasangan jaringan Gas Kota pembangunannya mulai berlangsung sejak 2013 silam. Proyek yang dibiayai dana APBN 2013 senilai Rp.43,5 miliar ini dikerjakan oleh kontraktor  PT. Markinah asal Jakarta.

Namun, sejak pemasangan jaringan (instalasi) gas ini tuntas dibangun ke setiap rumah pada pertengahan 2013 silam, proyek tersebut sempat terkatung-katung dan tidak jelas kelanjutannya.

Warga penerima program dari dua kelurahan pun, yang jumlahnya mencapai 4.000 KK, sempat beberapa kali memertanyakan kelanjutan proyek tersebut, karena manfaatnya belum bisa dinikmati, akibat gasnya belum mengalir.

Semula, program yang telah direncanakan pemerintah sejak 2012 tersebut, hanya diperuntukkan bagi warga Desa Cidahu saja. Namun, karena warga Cidahu hanya berjumlah 2.500-an orang, sementara kuota dari pemerintah pusat harus berjumlah 4.000 KK, maka sasaran program diperluas ke wilayah Kelurahan Dangdeur Kecamatan Subang sebanyak 1.500 orang. (@BH/US)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *