“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Mandailing Natal dan Kepala Dinas Pertanian yang telah responsif terhadap aduan para petani. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan produksi pertanian,” katanya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Menurut Alwin, serangan hama tikus menjadi tantangan utama yang dihadapi petani pada musim tanam tahun ini. Selain itu, para petani juga mengeluhkan keterbatasan pasokan air yang mengaliri areal persawahan sehingga membutuhkan solusi melalui program pompanisasi.
“Selain hama tikus, persoalan pasokan air juga menjadi kendala bagi petani. Karena itu kami berharap pemerintah dapat memberikan bantuan pompanisasi agar kebutuhan irigasi dapat terpenuhi,” ujarnya.
Kegiatan pengendalian hama tikus tersebut turut dihadiri Camat Siabu Ahmad Fadhlan Lubis, Koordinator Wilayah Pengamat Hama Pertanian Madina, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Siabu Kholifah, para kepala bidang di Dinas Pertanian Madina, personel Babinsa Koramil 12/Siabu, serta Kepala Desa Huta Raja bersama para petani setempat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berharap pengendalian hama tikus dapat dilakukan secara terpadu sehingga hasil panen petani tetap terjaga dan produktivitas pertanian terus meningkat demi mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











