SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
BogorHOMEKorupsiNasionalPerdagangan

Ribuan Motor Listrik SPPG Masih Menumpuk di Gudang Bogor, Jadi Sorotan Usai Kasus Dugaan Korupsi BGN

285
×

Ribuan Motor Listrik SPPG Masih Menumpuk di Gudang Bogor, Jadi Sorotan Usai Kasus Dugaan Korupsi BGN

Sebarkan artikel ini
Ribuan motor listrik SPPG masih menumpuk di gudang Bogor, Jawa Barat. Gambar: IG/ @liputancikarang - @depok24jam

Belum Ada Kejelasan Distribusi

Hingga kini belum terdapat penjelasan resmi mengenai status pemanfaatan maupun rencana distribusi ribuan kendaraan tersebut.

Di lokasi yang sama juga terlihat sejumlah kendaraan logistik dan kontainer yang terparkir di sekitar area pergudangan. Meski gerbang gudang dalam kondisi terbuka, aktivitas operasional di lokasi dilaporkan relatif minim.

Tidak terlihat adanya proses distribusi ataupun mobilisasi kendaraan dalam jumlah besar yang mengindikasikan pemanfaatan aktif kendaraan tersebut.

Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat terkait efektivitas pengadaan kendaraan yang sebelumnya digadang-gadang menjadi salah satu penunjang utama operasional Program Makan Bergizi Gratis.

Pernah Diklaim Dibeli di Bawah Harga Pasar

Sebelumnya, saat masih menjabat sebagai Kepala BGN, Dadan Hindayana pernah menyatakan bahwa motor listrik tersebut diperoleh dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Menurutnya, proses pengadaan dilakukan secara efisien sehingga menghasilkan harga pembelian yang lebih murah.

“Harga pasaran Rp52 juta, tapi kita beli kalau enggak salah Rp42 juta, di bawah harga pasaran,” kata Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada April 2026.

Dadan menjelaskan bahwa pengadaan kendaraan tersebut merupakan bagian dari dukungan operasional Program Makan Bergizi Gratis yang telah direncanakan dan dianggarkan sebelumnya.

Saat itu, target pengadaan ditetapkan sekitar 24.400 unit motor listrik. Namun realisasi pengadaan tercatat sebanyak 21.801 unit.

Menjadi Bagian dari Penyidikan

Belakangan, proyek pengadaan motor listrik tersebut menjadi salah satu objek yang didalami penyidik Kejaksaan Agung dalam perkara dugaan korupsi yang sedang ditangani.

Penyidik menduga terdapat indikasi penggelembungan anggaran dalam proyek yang menelan biaya sekitar Rp1 triliun tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *