HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
Daerah

Soal Pemenang Kontes Waria dari Aceh, Haji Uma : Itu Penghinaan Bagi Aceh

44
×

Soal Pemenang Kontes Waria dari Aceh, Haji Uma : Itu Penghinaan Bagi Aceh

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Banda Aceh – Video singkat kontes transgender yang dilaksanakan di hotel Orchartdz Jakarta pada 04 Agustus lalu tersebar luas melalui platfon beranda media sosial terutama tik-tok yang menampilkan Ayu Saree sebagai pemenang kontes berselempang Aceh

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Haji Uma angkat bicara setelah sejumlah netizen meminta tanggapannya, menurut Haji Uma peserta yang mengatasnamakan mewakili Aceh merupakan penghinaan bagi Aceh dengan daerah penerapan Syariat Islam

“Itu penghinaan bagi Aceh, saya justru menduga mereka sengaja membenturkan penerapan Syariat Islam di Aceh dengan memenangkan peserta dari Aceh yang tidak jelas asal usulnya” ungkap Haji Uma

Haji Uma menambahkan orang Aceh hanya ada laki-laki dan perempuan, tidak ada sudut yang mengatur legalitas waria di Aceh

Sejauh ini Haji Uma mengatakan belum mengetahui lembaga apa yang melaksanakan kontes tersebut, sehingga Haji Uma belum bisa mengambil tindakan konkrit terhadap masalah ini

Haji Uma melalui pemberitaan ini juga meminta panitia pelaksana kontes transgender tersebut harus meminta maaf kepada rakyat Aceh dan kedepan tidak boleh lagi ada penerimaan peserta mewakili Aceh

“Mereka harus minta maaf dan kedepan tidak boleh adalagi peserta dari Aceh untuk kegiatan apapun atas nama waria atau transgender, jangan rusak nama Aceh” tutup Haji Uma.(Fahrid)

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *