Seluruh peserta rapat juga menyepakati sejumlah langkah lanjutan, di antaranya melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat, peninjauan ulang lokasi kegiatan, koordinasi secara berkelanjutan, serta pelaporan perkembangan situasi secara berkala hingga acara selesai.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Ketua PD PWI LS Kabupaten Pemalang Ismail Husein menjelaskan bahwa jadwal kegiatan yang semula direncanakan berlangsung selama tiga hari dipadatkan menjadi satu hari, yakni pada Selasa, 28 Juli 2026. Selain itu, lokasi acara dipindahkan dari Masjid Ukhuwah Islamiyah ke Lapangan Pallapa, Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, sebagai langkah antisipasi demi keamanan dan kenyamanan jamaah.
Ia juga memaparkan agenda kedatangan KH Rhoma Irama. Rombongan dijadwalkan mendarat di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang sekitar pukul 12.00 WIB, kemudian menuju lokasi dengan pengawalan Satuan Patroli dan Pengawalan (Patwal) Polres Pemalang. Setelah rangkaian tabligh akbar selesai sekitar pukul 18.00 WIB, rombongan akan kembali meninggalkan lokasi.
Ismail menegaskan bahwa panitia siap bertanggung jawab penuh atas kelancaran penyelenggaraan acara. Sementara itu, Kepala Desa Klareyan Wiharnyo meminta agar pengamanan diperkuat di sejumlah titik rawan, penerapan jalur satu arah diberlakukan selama kegiatan berlangsung, serta area lapangan disterilkan dari benda-benda yang berpotensi membahayakan keselamatan jamaah.
Dengan koordinasi lintas sektor yang telah dimatangkan, Pemerintah Kabupaten Pemalang optimistis Tabligh Akbar bersama KH Rhoma Irama dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat, sekaligus menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











