“Selain poin-poin itu, kami menduga masih ada penyelewengan lain yang belum terdeteksi. Untuk mengungkap itu semua, kami meminta aparat hukum segera menindaklanjuti dugaan penyelewengan tersebut,” tegasnya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Saat dihubungi via sambungan selulernya Kades Saeful Efendi membantah keras. “ Tidak benar itu..jika tuduhan warga ihwal dugaan penyelewengan berbagai bantuan anggaran desa tersebut, tidak benar,” Ucapnya singkat. Bahkan, dirinya bersumpah Demi Allah, bila tuduhan wargaitu, enggak benar.
Selanjutnya, Saeful meminta agar persoalan ini konfirmasi saja kepada pihak Kecamatan Ciasem. Silahkan komfirmasi saja sama kecamatan. “Maaf saya masih rapat di kecamatan, persiapan Agustusan,“ujarnya melalui pesan singkat.
Terpisah, Aktifis Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara RI (LPPN-RI) Kabupaten Purwasuka Wahyudin, saat dimintai tanggapan terkait dugaan KKN di tubuh Pemdes Ciasem tengah, pihaknya mendesak agar aparat pengawas seperti Inspektorat Daerah (Irda) Kab.Subang dan jajaran penegak hukum Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Subang, tidak duduk manis ongkang-ongkang di belakang meja. “ Segera lakukan penyelidikan, jerat oknum pelakunya hingga bisa diseret ke meja hijau. Karena dana itu berasal dari keringat rakyat yang dihimpun melalui pajak’” tandasnya.
Wahyudin menambahkan, mencuatnya dugaan penyimpangan berbagai bantuan dana program yang dikucurkan ke desa pihaknya merasa prihatin dan menilai bilaoknum-oknum yang terlibat bancakan dana itu sepertinya sudah kehilangan nurani dan rasa nasionalismenya sudah rapuh, pungkasnya. (@BH)
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











