Sementara untuk kelas dewasa arung jeramnya cukup deras dan jarak waktu yang ditempuh memakan 3 jam lamanya, sebab mulai star dari Ciangsana dan finis ditempat yang sama Kertajadi.
“Selain wahana wisata Arung Jeram Pamili Repting juga tersedia wisata kuliner nasi liwet dan minuman es kelapa muda yang langsung di petik dari pohonnya. Selain itu tempat wisata religius pun ada seperti ziarah ke makam Sembah Dalem dan makam Eyang Ngabei,” jelasnya.
Surya berharap, “Semoga kedepannya pemerintah baik daerah maupun pusat bisa membantu untuk pengembangkan destinasi wisata di daerah Cidaun untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Hal sama dikatakan Abah Endang Kartiwa (46) salah satu Warga Jog Jogan, bahwa dirinya sangat mendukung dengan adanya ide dari KOMPACID yang sudah membuka wahana wisata arung jeram sungai Cidamar.
“Kami sebagai warga Jog Jogan khususnya warga Desa Cidamar sangat mendukung sekali ide anak-anak KOMPACID dengan dibukanya wahana wisata arung jeram karena akan meningkatkan ekonomi kesejahteraan warga Kampung Jog Jogan. Mudah-mudahan kedepan wahana wisata arung jeram bisa mendapatkan dukungan baik dari pemerintah,” ungkapnya.(Jay)















