Sementara itu Herlan Iskandar, S,IP Camat Cidaun saat dikonfirmasi via telpon membenarkan adanya warga yang diduga terkena gejala penyakit virus difteri.
“Kami pihak Kecamatan sudah berkordinasi dengan pihak Puskesmas Cidaun untuk segera mengantisipasi adanya dugaan Virus Difteri yang menjalar masuk ke sekolah SMK 1 Cidaun supaya jemput Bola untuk melakukan Imunisasi Vaksinisasi, terus kami juga sudah berkordinasi dengan pihak sekolah untuk segera mengantisipasi dan melakukan tindakan pencegahan terhadap anak-anak yang saat ini diduga terkena gejala Virus Difteri supaya jangan dulu masuk sekolah,” terangnya.
Herlan menambahkan,” Kami juga Sudah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas supaya melakukan imunisasi vaksinisasi di tempat keluarga anak-anak yang sekarang diduga terjangkit virus tersebut. Insyallah, dalam waktu dekat menurut pihak Puskesmas akan diadakan imunisasi massal di Desa Cidamar,” tambahnya.
Hal yang sama dibenarkan oleh Kepala SMK 1 Cidaun Supriatna, Spd, Msi saat di hubungi wartawan via telpon, bahwa benar ada 19 siswa dan siswi SMK 1 Cidaun yang terkena Virus Difteri semuanya kelas 10 samapai Kelas 12.
“Benar sekali ada 19 siswa-siswi yang terjangkit, untuk sementara sudah dilakukan tindakan pengobatan dan perawatan dan siswa yang terjangkit Virus Difteri diliburkan untuk menjalani pengobatan ada yang dirawat di Puskesmas ada juga yang dirumah sakit dan sebagian ada dirumah nya masing-masing,” tukasnya.
(Jay)















