HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
DaerahKab. Tegal

Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal Kunjungi Pabrik Rokok di Tegal, Soroti Dampak Kebijakan Cukai dan Rokok Ilegal*

142
×

Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal Kunjungi Pabrik Rokok di Tegal, Soroti Dampak Kebijakan Cukai dan Rokok Ilegal*

Sebarkan artikel ini
1001309663
Mohamad Hekal (kemeja putih) saat melakukan kunjungan ke PT TJMS Tegal, Rabu (29/7/26). (Poto : Kuncoro Wijayanto)

TEGAL – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal mengunjungi PT Tegal Jaya Makmur Sejahtera (TJMS) di Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Rabu (29/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi pelaku industri hasil tembakau menjelang pembahasan kebijakan cukai oleh Komisi XI DPR RI.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Hekal mengatakan, kunjungan lapangan penting dilakukan agar penyusunan kebijakan tidak hanya berdasarkan data, tetapi juga mempertimbangkan kondisi riil yang dihadapi industri.

“Ya, hari ini saya mengadakan kunjungan ke pabrik TJMS dalam rangka mendapat masukan dan melihat langsung dampak daripada kebijakan di industri hasil tembakau,” ujar Hekal.

PT Tegal Jaya Makmur Sejahtera diketahui merupakan salah satu dari 43 mitra produksi PT HM Sampoerna Tbk yang memproduksi merek Magnum. Menurut Hekal, perusahaan tersebut memberikan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja, terutama bagi generasi muda.

Ia mengungkapkan, sebagian besar tenaga kerja di pabrik tersebut berasal dari kalangan Generasi Z dan milenial. Selain memperoleh penghasilan di atas Upah Minimum Provinsi (UMP), banyak di antaranya yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Saya lihat ini menjadi salah satu dari 43 mitra daripada PT HM Sampoerna Tbk. Mereka itu separuh lebih adalah Gen Z, di atasnya lagi adalah milenial. Penghasilannya cukup bagus, bahkan bisa menjadi tulang punggung keluarga,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Hekal juga menyoroti menurunnya produksi rokok nasional yang dinilai tidak terlepas dari berbagai kebijakan di sektor hasil tembakau. Di sisi lain, ia menilai maraknya peredaran rokok ilegal menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan industri rokok legal.

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *