“Untuk panitia Pilkades, bimbingan teknis akan dilaksanakan tanggal 12 Oktober. Sedangkan untuk KPPS dilaksanakan secara berjenjang mulai tanggal 15, 19, dan 20 Oktober,” katanya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Ade Afrian, mengapresiasi persiapan Kabupaten Sumedang dalam menerapkan sistem pemilihan kepala desa secara digital. Menurutnya, pelaksanaan tersebut berpotensi menjadi bahan pembelajaran bagi daerah lain yang ingin menerapkan sistem serupa.
Ia menjelaskan, penerapan Pilkades digital di Jawa Barat merupakan hasil dari proses kajian terhadap pengalaman sejumlah daerah. Konsep tersebut disiapkan dengan mempertimbangkan efisiensi, kemudahan penggunaan, keamanan, validitas hasil, serta kerahasiaan suara pemilih.
“Sumedang Insyaallah bersama kami Pemprov Jawa Barat bisa membuktikan Pilkades elektronik digital yang akan kita laksanakan bersama. Ini bisa menjadi contoh, baik di Jawa Barat maupun di Indonesia,” ujarnya.
Ade juga menyebut Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Ciamis mulai mempertimbangkan penerapan Pilkades digital dengan menjadikan Sumedang sebagai salah satu rujukan. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bali disebut berencana berkunjung ke Jawa Barat untuk mempelajari pelaksanaan sistem tersebut secara langsung.
“Begitu Sumedang sudah fix, tanggal 28 Oktober, Cianjur dan Ciamis akhirnya menjadikan Sumedang sebagai contoh,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa penerapan Pilkades digital bukan sekadar mengganti surat suara kertas dengan perangkat elektronik. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











