Dony meminta seluruh panitia, camat, perangkat daerah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur terkait agar mempersiapkan diri dan tidak bersikap pesimistis terhadap perubahan sistem tersebut.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Teknologi harus kita taklukkan. Caranya dengan belajar, berlatih dan membiasakan diri,” tegasnya.
Ia menilai Sumedang telah memiliki modal untuk melaksanakan Pilkades digital, salah satunya melalui pengembangan ekosistem digital di tingkat desa. Penerapan E-Office Desa dan berbagai layanan administrasi berbasis digital disebut menjadi bagian dari proses transformasi tersebut.
Karena itu, Dony berharap seluruh pihak dapat mengikuti setiap tahapan persiapan dengan sungguh-sungguh agar pelaksanaan Pilkades Digital berjalan sesuai rencana.
“Kalau ada tantangan, jangan di awal berpikir pesimis. Berpikir positif. Insyaallah mampu,” katanya.
Selain kesiapan teknologi, Dony menekankan pentingnya integritas penyelenggara. Ia meminta seluruh panitia menjalankan tugas secara objektif, transparan, demokratis, jujur, dan adil agar proses pemilihan dapat berlangsung dengan baik.
Menurutnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh perangkat yang digunakan, tetapi juga oleh tanggung jawab dan kejujuran orang-orang yang menjalankannya.
“Ini bukan hanya urusan dunia, tapi juga urusan keberkahan. Ketika panitia menjalankan tugas dengan baik dan menghasilkan pemimpin terbaik, kebaikannya akan mengalir kepada masyarakat,” pungkasnya.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »











