Taufik Hidayat (23), salah satu warga di sana menuturkan, debu yang mengotori rumah warga sudah terjadi sejak dua bulan lalu, atau sekitar bulan puasa. “Paling parah itu kalau pagi-pagi. Debunya bisa sampai bertumpuk,” katanya.
Taufik menuturkan, warga belum tahu pasti debu tersebut berasal dari pabrik yang mana. Pasalnya, di sekitar Cibodas Campaka ada sekitar 23 perusahaan yang melakukan aktivitas. “Belum tahu pabrik yang mana, logikanya pabrik yang paling dekat aja,” tutur Taufik.
Di sekitar RT 02 RW 09 Kelurahan Utama, pabrik yang paling dekat dan berdampingan dengan rumah warga ialah PT Leuwitex. Menurut Taufik, debu sempat berhenti mengotori rumah warga saat libur lebaran kemarin. “Libur lebaran mah gak ada, pas masuk kerja ada langsung ada,” ujarnya. (Fey)















