“Jika kita menengok sejarah singkat perjuangan beliau, tentu banyak hal yang bisa kita pelajari. Ada keteladanan yang harus kita jadikan panutan, dan di situlah letak makna terpenting dari haul ini: bagaimana kita mampu mengikuti jejak perjuangan beliau,” sambung Kang Ace.
KH. Zezen, tambah Kang Ace, telah menunjukkan kepada kita arti sejati seorang pejuang. Meskipun bangsa ini sudah merdeka dan terbebas dari penjajahan.
“Beliau telah mengorbankan jiwa dan raganya demi dunia pendidikan, dan terus berjuang untuk menegakkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat. Inilah warisan berharga yang harus kita rawat dan lanjutkan bersama,” jelasnya.
Acara haul ini juga menjadi momentum silaturahmi antara para tokoh politik, masyarakat, dan keluarga besar pesantren. Selain doa bersama, haul diisi dengan tausiah para ulama serta penampilan kesenian islami dari para santri.
(Jay)















