Kemakmuran yang hanya terlihat dalam statistik tetapi tidak terasa di meja makan masyarakat tentu belum sepenuhnya mencerminkan cita-cita kemerdekaan.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Begitu pula pembangunan yang hanya dinikmati sebagian wilayah, sementara sebagian masyarakat masih menghadapi persoalan infrastruktur dasar.
Kemerdekaan Harus Dihidupkan dengan Kepedulian
Di tengah berbagai persoalan tersebut, semangat kemerdekaan sebenarnya dapat dimulai dari hal-hal sederhana.
Membantu tetangga yang kesulitan mendapatkan air bersih, memberikan akses pendidikan kepada anak-anak kurang mampu, menjaga lingkungan, membangun usaha lokal, membantu korban bencana, hingga bergotong royong memperbaiki fasilitas umum merupakan bentuk nyata mengisi kemerdekaan.
Kemerdekaan tidak selalu harus diwujudkan melalui tindakan besar.
Kadang-kadang kemerdekaan hadir ketika seseorang mau berbagi apa yang dimilikinya kepada orang lain.
Seperti masyarakat yang bergotong royong membantu warga yang mengalami kekeringan. Seperti alumni yang kembali ke daerah asalnya untuk memberikan bantuan. Atau seperti pemuda yang memilih membangun desanya daripada hanya menjadi penonton perubahan.
Semangat seperti itulah yang membuat kemerdekaan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan.
81 Tahun Merdeka, Apa yang Harus Kita Lanjutkan?
Peringatan HUT ke-81 RI seharusnya menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi bersama.
Bukan hanya bertanya apa yang sudah dibangun pemerintah, tetapi juga apa yang sudah dilakukan masyarakat.
Bukan hanya menghitung berapa banyak bendera yang terpasang, tetapi juga berapa banyak persoalan masyarakat yang berhasil diselesaikan.
Bukan hanya merayakan kemerdekaan, tetapi memastikan semakin banyak rakyat yang merasakan manfaat dari kemerdekaan.
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











