HOME

Jalan Penghubung 3 Desa di Cianjur Selatan Seperti Kubangan Kerbau

1029
×

Jalan Penghubung 3 Desa di Cianjur Selatan Seperti Kubangan Kerbau

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS, CIANJUR – Warga di 3 desa yang ada di Cianjur Selatan keluhkan jalan yang sudah rusak parah. Jalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer yang menghubungkan desa Karyabakti, Margasari,Cinerang perbatasan kecamatan Cidaun dan Naringgul setiap harinya dilalui ribuan warga masyarakat.

Pantauan MMN dilokasi, jalan rusak parah dan berlumpur seperti kubangan kerbau. Ironisnya, jalan yang merupakan akses vital warga di 3 desa itu belum pernah tersentuh oleh pemerintah daerah maupun pusat.


Atok (40) warga Margasari berharap kepada pemerintah daerah dan pusat untuk dapat dibuatkan akses jalan yang layak mengingat jalan tersebut sangat vital bagi warga di 3 desa.

“Puluhan tahun kami mendambakan jalan ini agar diperbaiki mengingat akses jalan tersebut merupakan penunjang bagi ekonomi warga. Lebih dari itu keselamatan menjadi prioritas karena banyak anak anak sekolah dan mobil yang terbalik akibat slip,” ungkapnya.

Hal yang sama dikatakan Gio (25) sopir pickup yang setiap harinya melewati jalan tersebut mengungkapkan, bahwa belum lama ini mobil engkelnya terbalik saat membawa muatan hasil.

“Yah harus gimana lagi kang tidak ada jalan alternatif lain selain melawati jalan ini, sebab jalan ini satu-satunya akses jalan. Padahal pejabat juga sering lewat sini, tapi anehnya masih belum di perbaiki juga,” ucapnya.


Sementara itu Kepala Desa Margasari Azid S (55) membenarkan bahwa jalan tersebut rusak parah dan sudah puluhan tahun belum juga ada perhatian dari pemerintah.

“Kami pihak pemerintah desa bukanya tidak mau memperbaiki sebab ini bukan kewenangan kami. Kalaupun dipaksakan di perbaiki mengunakan Anggaran Dana Desa (DD) akan menyalahi aturan dan pihak desa nantinya malah jadi bermasalah,” terangnya.

Lanjut Azid, kami berharap kepada pemerintah baik kabupaten, provinsi dan pusat untuk secepatnya dapat memperbaiki jalan yang menghubungkan 3 desa tersebut mengingat akses jalan itu menjadi kebutuhan vital bagi perekonomian warga masyarakat.

“Bila perlu di cor beton sehingga akses jalan bisa cepat dan bisa membantu pertumbuhan di desa kami,” tandasnya.(Jay)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *