Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Proses evakuasi korban selamat melibatkan berbagai unsur maritim dan instansi terkait. Di lokasi dan saat penyambutan korban hadir Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman, Kepala Kantor SAR Semarang Budiono, perwakilan Ditpolairud Polda Jawa Tengah, Satpolairud Polres Tegal Kota, BASARNAS Unit Siaga SAR Pemalang, serta Ketua DPD HNSI Jawa Tengah H. Riswanto.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Tim gabungan juga melakukan koordinasi intensif dengan Syahbandar PPN Tegalsari, DPC HNSI, Paguyuban Nelayan Kota Tegal, serta Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memberikan pemeriksaan kesehatan terhadap para korban yang berhasil diselamatkan.
Hingga saat ini, operasi pencarian terhadap dua ABK yang masih hilang terus dilakukan dengan melibatkan unsur SAR, TNI AL, kepolisian perairan, nelayan, dan instansi maritim lainnya.
Sebelumnya diketahui, KM Anugerah Laut 3 berangkat dari Pelabuhan Pelindo Tegal pada 23 Juli 2026 pukul 13.46 WIB untuk melakukan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap jaring cumi. Kapal tersebut membawa 12 ABK serta 3 orang penumpang yang akan menuju kapal lain di laut. Musibah terjadi sehari setelah keberangkatan ketika kapal sedang beroperasi di perairan utara Tegal.
Pencarian terhadap kedua korban yang masih hilang terus menjadi prioritas tim gabungan dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.
Penulis : Kuncoro Wijayanto
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











