MetroMediaNews.co – Kapolres Kota Sukabumi AKBP Sumarni memohon maaf yang sebesar besarnya kepada para jurnalis atas insiden adanya perampasan dan penghapusan video dalam handphone milik seorang jurnalis saat meliput unjuk rasa.
Kapolres mengatakan, ia wajib meminta maaf karena menjadi pimpinan pengamanan meskipun hingga saat ini ia belum tahu anggota atau bukan yang melakukan perampasan.
Ia menginginkan kesalahpahaman dengan jurnalis bisa diselesaikan dengan baik karena selama ini sudah terjalin hubungan yang baik.
“Saya tak ingin setelah ini muncul opini yang akan bisa memanfaatkan isu,” ujar Sumarni saat bersilaturahmi dengan Jurnalis di Cianjur.
Sumarni mengatakan, kejadian yang dialami jurnalis pihaknya akan siap bertanggung jawab karena ia sebagai pimpinan pengamanan.
Sumarni menjelaskan, selalu pimpinan ia selalu menekankan tak boleh melakukan tindakan resesif melainkan harus humanis.
“Tetapi realisasi di lapangan berbeda, saya juga prihatin tak pernah menginstruksikan untuk melakukan kegiatan tersebut,” katanya.
Sumarni menegaskan, ia sangat menghormati pekerjaan jurnalis dan tak pernah ada niatan jauh sedikitpun ingin memberangus kebebasan pers.
“Tak pernah sebersitpun ke sana, itu terlalu jauh. Saya hanya meminta maaf yang sebesar besarnya semoga ini menjadi bahan evaluasi kami di jajaran kepolisian,” katanya.
Sementara itu Ketua PWI Cianjur M Ikhsan dan Ketua IJTI Cianjur Rendra Gazali mewakili jurnalis mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kapolres Kota Sukabumi.
“Kami sepenuhnya mitra kerja dengan Polri adanya insiden kemarin merupakan dinamika dari sebuah kejadian. Kami mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kapolres Kota Sukabumi. Meski belum tahu anggota atau bukan, beliau sudah menyampaikan permohonan maaf,” kata Ikhsan.
Editor: Red
Penulis: Jay















