“Sebagian tanaman jagung sudah memasuki masa panen, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pembibitan,” ucapnya.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Pidie Jaya,” tambahnya.
Program ini tidak hanya berfokus pada ketahanan pangan, namun juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Gampong Pulo Gapu.

Dengan adanya peningkatan produksi jagung dan tanaman bergizi lainnya, masyarakat memiliki peluang tambahan untuk meningkatkan perekonomian mereka melalui hasil panen yang melimpah.
Hal ini menjadi salah satu wujud pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh Polres Pidie Jaya, di mana setiap elemen masyarakat didorong untuk lebih mandiri dan berdaya saing dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Menutup kegiatan tersebut, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu memberikan arahan kepada seluruh jajaran Polres Pidie Jaya untuk terus mendukung program ketahanan pangan di wilayah masing-masing.
“Kita berharap inisiatif ini dapat direplikasi di kecamatan-kecamatan lain, sehingga manfaat dari program ini bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
“Dengan kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat, kita optimis mampu mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan,” tegas Kapolres.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat lokal dapat memberikan dampak signifikan terhadap program-program strategis pemerintah.
Melalui langkah-langkah proaktif seperti ini, Polres Pidie Jaya menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Aceh.(Fahrid)
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











