SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Kemenangan Calon Ketua RW 02 Kubu Gulai Bancah Dipertanyakan?

745
×

Kemenangan Calon Ketua RW 02 Kubu Gulai Bancah Dipertanyakan?

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Sejumlah warga menilai panitia pemilihan ketua Rukun Warga (RW) 02 Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kota Bukittinggi, yang dilaksanakan pada Senin, 16 Desember 2019, Periode 2020 – 2024, dianggap berat sebelah dan diduga ada kepentingan kepada salah satu kandidat. Kepentingan itu jelas berdasarkan bukti adanya upaya-upaya untuk memenangkan salah satu calon kandidat.

Seperti disampaikan Edison calon ketua RW tidak terpilih, bahwa dirinya sudah menyampaikan keberatan dan protes atas pelaksanaan pemilihan ketua RW. Dirinya menganggap pemilihan ketua RW banyak kejanggalan.

“Banyak kejanggalan dan tidak adanya demokratis dalam pelaksanaan pemilihan ketua RW tersebut, karena panitia tidak transparan dan diduga memihak kepada salah satu calon,” ujar Edison kepada MetroMediaNews.co, Sabtu (10/1/2020).

Edison menjelaskan, dirinya sudah menyampaikan surat keberatan yang ditujukan pada panitia pemilihan beberapa waktu lalu, namun hingga kini tidak ada respon ataupun tanggapan.

“Bukan masalah menang atau kalah, tapi yang namanya pelaksanaan pemilihan ketua RW kan harus demokratis dan transparan. Tapi ini justru terlihat jelas adanya kepentingan dan upaya memihak kepada salah satu calon,” katanya.

Adapun beberapa keberatan yang disampaikan kepada panitia pemilihan, adalah:

1. Saya tidak diundang saat pemilihan RW 02 tanggal 16 Desember 2019 tersebut, saya di beritahukan hanya penetapan calon.

2. Saya dimintakan syarat ijazah, bahwa menurut aturan tata cara pemilihan calon RW harus punya ijazah minimal SLTP sederajat, sementara untuk calon yang lain tidak dimintakan atau di perlihatkan pada calon lain.

3. Dalam perhitungan suara, saya tidak dilibatkan sehingga saya tidak menerima hasil perhitungan suara tersebut.

4. Dalam rapat sebelumnya tim formatur tidak boleh dicalonkan, sementara ada salah satu tim formatur mencalonkan diri.

5. Dalam rapat sebelumnya dinyatakan bahwa yang dapat memilih adalah perwakilan setiap RT sebanyak 3 – 5 orang utusan ninik mamak, utusan tokoh masyarakat, urusan bundo kanduang dan utusan pemuda. Sementara yang hadir pada saat itu tidak memenuhi yang berhak memilih.

6. Panitia tidak boleh memilih, panitia cuma mengajukan calon dan tidak ikut memilih. Sementara pada hari pemilihan, panitia ikut memilih.

“Berdasarkan pernyataan tersebut maka saya tidak menerima hasil pemilihan pada tanggal 16 Desember 2019 dan meminta diadakan pemilihan ulang,” tegasnya.

Sementara itu, menanggapi adanya keberatan salah satu calon ketua RW, Lurah Kubu Gulai Bancah, Kota Bukittinggi, Indra Heldi menjelaskan, bahwa kewenangan dan tugas dirinya hanya sebatas pembentukan panitia pemilihan RW dan selanjutnya panitia yang berwenang dalam hal itu.

“Kewenangan saya hanya menerima hasil dari panitia dan selanjutnya menetapkan keputusan,” ujar Indra saat dikonfirmasi MetroMediaNews.co, Rabu (8/1/2020).

Ia menambahkan, untuk pelaksanaan pemilihan RW tersebut berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 11 Tahun 2016 Tentang Lembaga Kemasyarakatan di Kelurahan.

Apabila ada dugaan salah satu kandidat terpilih menggunakan ijazah palsu itu bukanlah kewenangan lurah.

“Lurah tidak mempunyai hak untuk uji materil tentang keabsahan ijazah yang di maksud, namun apabila ada keberatan dari kandidat tidak terpilih, bisa mengajukan keberatan kepada panitia pemilihan RW,” tandasnya.

Editor: Dedy Rahman
Penulis: Riri Gusda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *